Cara Menyiapkan Dana Kuliah Anak Sejak Dini

Mulailah dengan dua pertanyaan. Kapan anak diperkirakan masuk kuliah, dan biaya apa yang perlu tersedia sebelum hari pertama? Setelah mengetahui jawabannya, Anda bisa membagi target dana kuliah menjadi setoran rutin sesuai kemampuan keluarga. Jika mempertimbangkan asuransi pendidikan anak, tempatkan manfaat polis pada tanggal pembayaran yang tercantum dalam penawaran dan periksa syaratnya.

Hitung Target Dana Kuliah dan Kapan Dana Dibutuhkan

Buku catatan, kalkulator, dan tabungan koin untuk merencanakan dana kuliah anak.
Pisahkan biaya masuk, biaya semester, dan biaya hidup sebelum menghitung setoran rutin.

Catat Biaya Masuk, Biaya Semester, dan Biaya Hidup

Ambil informasi biaya dari kampus yang bisa menjadi pembanding, meskipun anak belum menentukan jurusan. Pisahkan biaya pendaftaran dan pembayaran awal dari uang kuliah per semester. Jika anak mungkin kuliah di luar kota, tambahkan perkiraan biaya tempat tinggal, makan, dan transportasi. Buat pos tersendiri untuk perlengkapan belajar atau praktikum jika program studi yang dipertimbangkan memerlukannya.

Beri tanggal pada setiap pos. Daftar ulang mungkin jatuh tempo sebelum anak pindah tempat tinggal, sementara uang kuliah semester berikutnya baru diperlukan beberapa bulan kemudian. Buat dua skenario, misalnya kuliah dari rumah dan kuliah di luar kota. Bandingkan keduanya untuk melihat pos mana yang paling memengaruhi target.

Tentukan Target Setoran dan Tinjau Berkala

Materi perencanaan keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggunakan tujuan, jangka waktu, dan kondisi keuangan saat ini sebagai dasar menyusun rencana. Untuk membuat patokan awal, kurangi target dengan dana yang sudah Anda sisihkan khusus untuk tagihan itu. Bagi kekurangannya dengan jumlah bulan yang tersedia untuk menabung. Hitungan ini menunjukkan setoran rata-rata sebelum memperhitungkan kenaikan biaya atau hasil investasi.

Misalnya, jika biaya daftar ulang diperkirakan Rp12 juta, Anda sudah punya Rp3 juta, dan masih ada 18 bulan untuk menabung, kekurangannya Rp9 juta. Setoran awal untuk pos tersebut adalah Rp500 ribu per bulan. Jika ada beberapa tagihan, hitung setoran tiap pos dan jumlahkan setoran yang berjalan pada bulan yang sama. Alokasikan tabungan yang sudah ada ke pos tertentu agar dana yang sama tidak terhitung dua kali. Saat kampus memperbarui daftar biaya atau pilihan anak mulai mengerucut, hitung ulang dengan angka terbaru.

Jika penghasilan berubah dari bulan ke bulan, gunakan bulan berpendapatan lebih rendah sebagai patokan untuk menilai apakah setoran rutin masih terjangkau. Jika belum, periksa kembali asumsi biaya dan prioritaskan tagihan terdekat. Saat ada pemasukan tambahan, arahkan ke pos yang masih kurang, terutama pembayaran yang jatuh tempo sekaligus.

Apa Peran Asuransi Pendidikan Anak dalam Rencana Dana Kuliah?

Kalender terbuka dengan dua penanda warna di samping map dokumen.
Catat tanggal daftar ulang dan jadwal pembayaran manfaat polis di kalender yang sama agar selisih waktunya terlihat.

Kenali Asuransi Dwiguna dan Manfaat Sesuai Polis

OJK menjelaskan bahwa asuransi jiwa dwiguna memuat manfaat jika tertanggung meninggal dalam periode perlindungan dan manfaat pada akhir masa pertanggungan jika tertanggung masih hidup, sesuai syarat polis. Salah satu contoh asuransi pendidikan adalah Asuransi Mandiri Masa Depan Sejahtera, produk dwiguna dari AXA Mandiri. Dalam produk ini, perlakuan manfaat jika tertanggung meninggal bergantung pada plan. Untuk rencana kuliah, catat manfaat akhir masa asuransi sesuai nominal, jadwal, dan syarat yang berlaku pada polis.

Premi adalah biaya yang Anda bayarkan untuk polis, sedangkan tertanggung adalah orang yang jiwanya mendapat perlindungan. Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) Umum produk ini mencantumkan bahwa pemegang polis dan tertanggung adalah orang yang sama. Jika tujuan keluarga adalah menjaga dana kuliah ketika pencari nafkah meninggal, periksa manfaat untuk peristiwa tersebut secara terpisah dari manfaat akhir masa asuransi.

Jika Anda juga mempelajari cara kerja asuransi unit link, perhatikan bagaimana produk membentuk dan membayar manfaatnya. Unit link memiliki komponen investasi dengan nilai unit yang dapat berubah. Untuk contoh dwiguna di atas, gunakan nominal dan ketentuan manfaat dalam polis sebagai dasar rencana.

Cocokkan Jadwal Pembayaran Manfaat dengan Jadwal Kuliah

Bayangkan kampus meminta pembayaran daftar ulang pada Juni, sementara manfaat akhir masa asuransi baru jatuh tempo pada September. Meski kedua tanggal itu berada pada tahun yang sama, keluarga tetap membutuhkan dana yang bisa dipakai pada Juni. Tulis kedua tanggal dalam satu kalender agar jedanya terlihat.

Jumlahkan tagihan yang jatuh tempo sebelum September, lalu kurangi dana pendidikan yang sudah bisa dipakai untuk tagihan tersebut. Jika masih ada kekurangan, siapkan sumber dana lain sebelum jatuh tempo. Jika manfaat polis kemudian tersedia pada September sesuai ketentuannya, Anda bisa mengalokasikannya untuk pengeluaran kuliah berikutnya.

Hal yang Perlu Dicek Sebelum Memilih Polis

Saat membandingkan penawaran asuransi masa depan, gunakan pertanyaan yang sama. Siapa tertanggungnya, peristiwa apa yang memicu pembayaran, dan kapan dana bisa tersedia? Cocokkan jawaban perusahaan dengan RIPLAY dan ketentuan polis produk yang Anda pertimbangkan.

Minta jadwal premi dan manfaat secara tertulis. Masukkan premi sebagai pengeluaran dalam anggaran karena keluarga mungkin perlu menyetor dana kuliah pada bulan yang sama. Tanyakan apa yang terjadi jika premi terlambat atau Anda menghentikan polis lebih awal. Pada contoh AXA Mandiri tadi, RIPLAY Umum mencantumkan pembebasan premi pada plan Maksima jika tertanggung meninggal selama masa pembayaran premi, sesuai ketentuan polis.

Pertimbangkan juga kemungkinan jadwal kuliah berubah. Anak bisa mengikuti gelombang penerimaan lain atau memilih kampus dengan skema cicilan berbeda. Jika Anda ingin mengubah tanggal manfaat, tanyakan lebih dulu apakah polis mengizinkannya dan apa syaratnya.

Mulai dari Target yang Bisa Dijalankan Keluarga

Pilih tagihan kuliah yang jatuh tempo paling awal, lalu tentukan tanggal setoran rutin yang sesuai dengan arus penghasilan keluarga. Jika Anda memiliki beberapa anak, beri setiap target jadwal tersendiri. Biaya semester anak pertama bisa jatuh pada bulan yang sama dengan pendaftaran anak kedua meski tahun masuk kuliah mereka berbeda.

Saat pendapatan berubah atau anak mulai memilih kampus, perbarui jumlah setoran berdasarkan tagihan terdekat, dana yang sudah terkumpul, dan jadwal manfaat polis jika ada. Dengan cara ini, Anda bisa melihat lebih awal apakah ada pembayaran yang masih perlu ditutup.

Tinggalkan komentar