7 Hal Penting Sebelum Mengirim Muatan Besar dan Berat

Mengirim mesin, alat produksi, atau barang bertonase tinggi membutuhkan persiapan khusus. Salah menghitung dimensi, memilih armada, atau mengecek akses lokasi dapat membuat biaya membengkak dan pengiriman tertunda.

Masalah sering baru terlihat saat truk tiba. Kendaraan tidak bisa masuk, forklift tidak cukup kuat, atau ongkos berubah karena ukuran barang lebih besar dari data awal.

Agar hal tersebut tidak terjadi, persiapan kirim muatan besar perlu dimulai sebelum meminta penawaran. Berikut tujuh hal yang harus diperiksa agar pengiriman lebih aman dan efisien.

Panduan Persiapan Kirim Muatan Besar dan Berat

Memeriksa manifes dan rincian logistik sebelum kirim muatan besar dan berat agar terhindar dari pembengkakan biaya.
Memeriksa manifes dan rincian logistik sebelum kirim muatan besar dan berat agar terhindar dari pembengkakan biaya.

1. Pahami Berat Aktual dan Berat Volumetrik

Berat aktual adalah bobot barang setelah ditimbang, termasuk palet, peti, dan material pelindung. Sementara itu, berat volumetrik menunjukkan ruang yang digunakan barang berdasarkan panjang, lebar, dan tingginya.

Rumus dasar cara hitung berat volumetrik adalah:

Panjang × lebar × tinggi dalam sentimeter ÷ faktor pembagi

Menurut DHL Global Forwarding, perusahaan logistik menggunakan chargeable weight, yaitu nilai yang lebih besar antara berat aktual dan berat volumetrik. Faktor pembaginya dapat berbeda berdasarkan moda, wilayah, dan kebijakan operator.

Untuk pengiriman darat, tanyakan faktor pembagi yang digunakan sebelum menerima penawaran. Ukur kembali barang setelah packing karena penambahan peti kayu dapat memengaruhi volume dan biaya kirim barang besar.

2. Gunakan Packing yang Sesuai

Barang besar tetap rentan terhadap benturan, gesekan, air, dan getaran. Bagian luar mungkin terlihat kuat, tetapi komponen di dalam mesin bisa bergeser selama perjalanan.

Mesin dan peralatan industri biasanya membutuhkan packing kayu berbentuk peti atau wooden crate. Peti harus cukup kuat untuk menahan berat barang sekaligus melindunginya saat ditumpuk atau dipindahkan.

Sebelum peti ditutup, periksa hal berikut:

  • Barang tidak bergerak di dalam kemasan.
  • Sudut dan komponen sensitif sudah diberi bantalan.
  • Bagian yang mudah lepas telah dibongkar atau diikat.
  • Permukaan telah dilindungi dari air dan karat.
  • Titik angkat serta posisi atas barang sudah ditandai.

Pengikatan internal sama pentingnya dengan ketebalan kayu. Barang yang masih dapat bergeser berisiko rusak meskipun petinya tetap utuh.

3. Survei Akses Bongkar Muat

Jangan sampai truk berhenti jauh dari gudang karena gerbang terlalu rendah atau jalan masuk terlalu sempit. Armada seperti Fuso, Tronton, wingbox, trailer, dan container membutuhkan ruang gerak yang memadai.

Periksa akses bongkar muat di lokasi asal dan tujuan. Kirimkan foto jalan, video tikungan, ukuran gerbang, kondisi permukaan, serta informasi portal atau kabel rendah kepada pihak ekspedisi.

Pastikan juga tersedia ruang untuk memutar dan memarkir kendaraan. Bila truk tidak dapat mendekati titik penempatan barang, Anda mungkin membutuhkan kendaraan pengumpan, forklift, atau crane tambahan.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 18 Tahun 2021, pengawasan angkutan barang mencakup tata cara pemuatan, daya angkut, dimensi kendaraan, dan kelas jalan yang dilalui. Karena itu, pemilihan rute tidak boleh hanya berdasarkan jarak terpendek.

4. Siapkan Alat Bantu Lifting

Muatan ratusan kilogram hingga beberapa ton tidak boleh diangkat secara manual. Pilih alat bantu berdasarkan berat, bentuk, titik angkat, dan posisi barang.

  • Hand pallet cocok untuk barang di atas palet dan lantai rata.
  • Forklift digunakan jika tersedia ruang untuk memasukkan garpu.
  • Chain block membantu pengangkatan vertikal di area terbatas.
  • Crane dibutuhkan untuk barang yang harus diangkat dari atas atau sulit dijangkau forklift.

Kapasitas forklift tidak hanya ditentukan oleh berat barang. Menurut Occupational Safety and Health Administration, kemampuan angkat dapat menurun ketika pusat beban semakin jauh dari garpu. Artinya, barang panjang atau tidak seimbang membutuhkan perhitungan tambahan.

Sebelum pengiriman, sepakati siapa yang menyediakan forklift, crane, operator, sling, dan helper. Pastikan seluruh biaya tercantum dalam penawaran tertulis.

5. Siapkan Asuransi Perlindungan Barang

Nilai mesin sering jauh lebih besar daripada ongkos kirimnya. Kerusakan pada satu komponen bahkan dapat menghentikan produksi dan menimbulkan kerugian tambahan.

Karena itu, perlindungan barang melalui asuransi perlu dibahas sebelum muatan dijemput. Jangan hanya menanyakan apakah asuransi tersedia. Periksa nilai pertanggungan, risiko yang ditanggung, pengecualian, biaya sendiri, dan prosedur klaimnya.

Dokumentasikan kondisi barang sebelum packing, setelah packing, saat dimuat, dan ketika diterima. Simpan invoice, packing list, surat jalan, serta berita acara serah terima untuk mendukung klaim jika terjadi kerusakan.

6. Lengkapi Dokumen Pengiriman

Dokumen yang tidak lengkap dapat memperlambat perjalanan dan menyulitkan pemeriksaan. Untuk kebutuhan bisnis, siapkan Surat Jalan, invoice, packing list, serta identitas pengirim dan penerima.

Barang tertentu mungkin membutuhkan dokumen tambahan, seperti:

  • Bukti kepemilikan.
  • Nomor seri mesin.
  • Spesifikasi teknis.
  • Lembar data keselamatan.
  • Surat keterangan asal barang.

Muatan dengan dimensi tidak standar juga perlu diperiksa dari sisi kendaraan dan rute. Dikutip dari Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 60 Tahun 2019, penyelenggaraan angkutan barang di jalan harus memperhatikan pemuatan, daya angkut, dimensi kendaraan, serta ketentuan operasional lainnya.

Tanyakan kepada vendor apakah ukuran dan berat muatan membutuhkan pengaturan rute atau izin khusus sebelum jadwal keberangkatan ditentukan.

7. Pilih Ekspedisi Spesialis Kargo Berat

Waspadai vendor yang langsung memberi harga hanya berdasarkan nama barang. Dua mesin sejenis dapat membutuhkan biaya berbeda karena ukuran peti, titik berat, akses lokasi, dan cara bongkarnya tidak sama.

Saat mencari jasa pengiriman alat berat atau ekspedisi muatan berat, kirimkan data berikut:

  • Berat setelah packing.
  • Ukuran panjang, lebar, dan tinggi.
  • Jumlah koli.
  • Foto barang dari beberapa sisi.
  • Kota asal dan tujuan.
  • Foto atau video akses lokasi.
  • Kebutuhan forklift atau crane.
  • Nilai barang untuk asuransi.

Minta penawaran yang merinci biaya armada, packing, alat lifting, helper, asuransi, penyeberangan, dan biaya tunggu. Tanyakan pula apakah harga tersebut sudah mencakup proses sampai barang selesai diturunkan.

Insan Cargo untuk Kebutuhan Muatan Besar

Setiap mesin dan perlengkapan industri membutuhkan cara penanganan yang berbeda. Bentuk barang, titik berat, kondisi jalan, dan metode bongkar menentukan pilihan armada serta alat bantu. Karena itu, gunakan ekspedisi untuk barang besar dan berat yang dapat menyesuaikan proses pengiriman dengan kondisi fisik muatan.

Jika Anda belum yakin harus memakai Fuso, Tronton, trailer, atau pengiriman laut, periksa pilihan layanan dari ekspedisi cargo. Konsultasi sejak awal membantu mencegah salah armada dan biaya tambahan ketika barang sudah siap berangkat.

Sebelum menghubungi tim operasional, siapkan ukuran barang setelah packing, berat, jumlah koli, foto muatan, kota asal, tujuan, serta kebutuhan forklift atau crane. Untuk konsultasi tonase dan armada, hubungi Insan Cargo melalui nomor operasional (021) 5958-4485.

Kesimpulan

Persiapan kirim muatan besar mencakup pengukuran berat dan volume, packing, pemeriksaan akses jalan, penyediaan alat lifting, asuransi, serta kelengkapan dokumen. Pengecekan sejak awal dapat mencegah salah armada, keterlambatan, dan biaya mendadak.

Berikan data yang lengkap kepada vendor terpercaya dan minta penawaran tertulis sebelum menjadwalkan pengiriman. Persiapan yang matang akan menghemat waktu sekaligus melindungi barang bernilai tinggi selama perjalanan.

FAQ Seputar Pengiriman Muatan Besar

Bagaimana jika barang melebihi kapasitas satu truk?

Muatan dapat dibagi ke beberapa kendaraan atau menggunakan armada lebih besar seperti Tronton, trailer, atau container. Pilihannya harus disesuaikan dengan berat, dimensi, dan akses lokasi.

Apakah biaya forklift ditanggung ekspedisi?

Tergantung paket layanan dan kesepakatan awal. Pastikan biaya forklift, crane, operator, dan helper tercantum dalam penawaran.

Bagaimana menghitung berat volumetrik kargo darat?

Kalikan panjang, lebar, dan tinggi dalam sentimeter, lalu bagi dengan faktor yang digunakan operator. Konfirmasikan faktor pembaginya karena setiap perusahaan dapat menerapkan ketentuan berbeda.

Apakah barang rusak pasti mendapat ganti rugi?

Ganti rugi mengikuti kontrak pengiriman, hasil pemeriksaan, nilai barang yang dideklarasikan, dan cakupan asuransi. Dokumentasi kondisi barang sangat dibutuhkan saat mengajukan klaim.

Referensi

DHL Global Forwarding. “Calculating Chargeable Weight by Air, Ocean, Road and Rail.” DHL, https://www.dhl.com/id-en/home/global-forwarding/freight-forwarding-education-center/calculating-chargeable-weights.html.

Indonesia. Kementerian Perhubungan. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 60 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Angkutan Barang dengan Kendaraan Bermotor di Jalan. JDIH Kementerian Perhubungan, https://jdih.dephub.go.id.

Indonesia. Kementerian Perhubungan. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 18 Tahun 2021 tentang Pengawasan Muatan Angkutan Barang dan Penyelenggaraan Penimbangan Kendaraan Bermotor di Jalan. Database Peraturan BPK, https://peraturan.bpk.go.id/Details/254491/permenhub-no-18-tahun-2021.

Occupational Safety and Health Administration. “Powered Industrial Trucks: Load Composition.” OSHA, https://www.osha.gov/etools/powered-industrial-trucks/load-handling/load-composition.

Insan Cargo. “Jasa Pengiriman Barang Besar dan Berat Antar Kota.” Insan Cargo, https://insancargo.com/layanan/jasa-pengiriman-barang-besar-dan-berat/.

Tinggalkan komentar